Presiden BEM-UG Desak Kejaksaan Negeri Seriusi Dugaan Kasus Korupsi Di Kabupaten Gorontalo

746

RELATIF.ID, GORONTALO__Sebelumnya beberapa dugaan kasus korupsi yang di tangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gorontalo (Kabgor) sudah di desak oleh Aliansi Masyarakat Peduli Penegakan Korupsi (AMPPK).

Kali ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gorontalo mendesak Kejaksaan untuk benar-benar menseriusi kasus yang sementara di tangani seperti halnya, Dugaan kasus yang diduga melibatkan PDAM Kabupaten Gorontalo, Koperasi Eka Prasetya, BUMD Gemilang dan lainnya.

“Kami minta Kejaksaan yang saat ini di nahkodai Kepala Kejaksaan hebat Pak Armen Wijaya untuk bisa seriusi semua kasus korupsi di Daerah ini,” jelas Presiden BEM-UG, Abdul Sarif saat di temui wartawan Relatif.id, Jum’at (16/07/2021).

Presiden BEM-UG, Abdul Sarif (dok/istimewa).

Dirinya mengingatkan Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo agar tidak bermain mata atau ada indikasi mendiamkan dugaan kasus yang di tangani saat ini.

“Kami terus mensuport Kejaksaan untuk memburu dan memutus mata rantai praktek korupsi di muka bumi ini khususnya di Kabupaten Gorontalo, Sehingganya kami meminta jangan ada permainan atau 86 di kasus korupsi,” Tegasnya

“Mengapa ini kami sampaikan, karena sebelumnya dari senior-senior kami yang melaksanakan aksi sudah mulai ada oknum-oknum yang membujuk, Sehingganya kami meminta jangan sampai Kejaksaan sebagai lembaga terhormat akan di nodai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” Lanjut Sarif

Olehnya, kata Sarif jika belum ada titik terang dari Kejaksaan terkait beberapa kasus yang saat ini sementara di tangani, Pihaknya akan melakukan unjuk rasa.

“Jika belum ada progres kasus yang di tangani Kejaksaan maka dalam waktu dekat kami kembali gelar presure jalanan atau demo untuk menyuarakan beberapa dugaan korupsi di Daerah ini,” Katanya(Win/Relatif.id)

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab