RELATIF.ID, GORONTALO – Dalam rangka pengembangan kualitas pendidikan di Universitas Gorontalo, Prof. Rustam Akili tak henti-hentinya mendorong berbagai upaya strategis untuk meningkatkan mutu akademik.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjalin kerja sama antara Yayasan Duluwo Limo Lo Pohala’a (YP-DLP) Gorontalo dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Rustam Akili selaku Dewan Pembina YP-DLP Gorontalo menegaskan bahwa peningkatan literasi dan akses terhadap sumber ilmu pengetahuan merupakan faktor utama dalam kemajuan pendidikan tinggi.
Menurutnya, kerja sama dengan Perpusnas RI menjadi bagian penting dalam mendukung penguatan ekosistem akademik di Universitas Gorontalo.
“Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Gorontalo. Dengan dukungan Perpusnas RI, kami berharap mahasiswa dan dosen di Universitas Gorontalo dapat lebih mudah mengakses literatur dan sumber referensi berkualitas,” ujar Prof. Rustam Akili.
Meski begitu, Prof. Rustam Akili, yang juga disebut sebagai Rajawali Pendidikan, mengucapkan terimakasih kepada Perpusnas RI atas responsif terhadap MOU yang tengah dijalani.
“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Perpusnas RI atas respon serta dukungannya terhadap MOU ini,” ucapnya.
Senada dengan itu, Ketua Forum Perpustakaan Digital Indonesia, Dr. Joko Santoso, menyambut baik kerja sama ini dan menekankan pentingnya digitalisasi perpustakaan sebagai bagian dari transformasi pendidikan.
Joko menjelaskan, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan perpustakaan dapat mempercepat penyebaran informasi dan memperkaya wawasan akademik mahasiswa.
“Di era digital seperti sekarang, perpustakaan harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Dengan kerja sama ini, Universitas Gorontalo dapat memanfaatkan berbagai layanan berbasis digital yang disediakan oleh Perpusnas RI, sehingga akses terhadap sumber ilmu menjadi lebih luas dan mudah,” ungkap Dr. Joko Santoso.
Penulis: Beju



